Tabrakan Hebat di Tugu Tani Jakpus 11 Korban 8 Orang Tewas
Telah terjadi kecelakaan di tugu tani jakpus . sebuah tabrakan hebat .mobil xenia menabrak pengguna pejalan kaki & mengahancurkan sebuah halte . pengendara tersebut seorang wanita berumur 29 tahun , dan menghasilkan 11 korban diantaranya 8 orang tewas sisanya masih kritis .. DOK. tv one
” ini sebuah peristiwa delima bagi perempuan dalam mengendarakan mobil itu dengan hati hati ..
” ini sebuah peristiwa delima bagi perempuan dalam mengendarakan mobil itu dengan hati hati ..
UPDATE : Tabrakan Hebat di Tugu Tani Jakpus 13 Korban 9 Orang Tewas
Data Lengkap Korban Tabrakan Maut di Tugu Tani :
Dok. Okezone.com
JAKARTA – Sampai malamtadi, korban tewas akibat ditabrak Xenia B 2479 XI, yang dikemudikan Afriani Susanti (29), di Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu siang tadi mencapai 9 orang. Sementara korban luka-luka yang dirawat di RSPAD Gatot Subroto sebanyak 4 orang.
Berikut nama dan alamat para korban seperti dilansir Humas Polda Metro Jaya, Senin (23/1/2012) dini hari.
Korban luka:
1. Keni, 24, pria, swasta, alamat Cilengsi, Citerurup, Bogor, Jawa barat, luka bagian kening.
2. Siti Komariah, 24, Wanita, swasta, Alamat Jati Sari RT 1/1 Jepara, luka bagian kaki kanan patah dan tangan kanan patah.
3. Indra, 12, Pria, Pelajar, Tanah Tinggi No 12, RT 2/7 Johar Baru, Jakarta Pusat
4. Salah satu penumpang Xenia, Adistina Putri Grani, 25, swasta, Jalan Anggrek Proslina 3, H 22, Slipi Jakarta Barat.
2. Siti Komariah, 24, Wanita, swasta, Alamat Jati Sari RT 1/1 Jepara, luka bagian kaki kanan patah dan tangan kanan patah.
3. Indra, 12, Pria, Pelajar, Tanah Tinggi No 12, RT 2/7 Johar Baru, Jakarta Pusat
4. Salah satu penumpang Xenia, Adistina Putri Grani, 25, swasta, Jalan Anggrek Proslina 3, H 22, Slipi Jakarta Barat.
Korban Meninggal dunia:
1. M. Akbar, 17, Pria, swasta, Jalan Sembadra Dalam RT 16/7 Tanah Tinggi, Johar Baru. Kepala bocor (Meninggal di RSPAD Gatot Subroto).
2. Suyatmi 51, wanita, swasta, Kampung Tarikolot RT 1/7 Citeureup Bogor. Luka kepala belakang pecah, kaki kiri berlubang (Meninggal dunia di TKP).
3. Nur Alfi Fitriasi, 18, wanita, swasta, Kampung Tarikolot, 3/7 Citeureup, Bogor. Telinga kiri berdarah dan kepala belakang pecah.
4. Nani Riyani, 23 wanita, swasta, Jalan Singorojo RT 6/2, Singorojo Jepara. Luka kepala bagian belakang pecah.
5. Yusuf Sigit Prsasetyo (2,5), Jalan Singorojo RT 6/2, Singorojo, Jepara. Dada memar.
6. Firmansyah, 17, pelajar, Tanah Tinggi RT 7/12, Johar Baru. Luka telinga kiri keluar darah, dagu robek, lutut robek.
7. Buhari, 17, pelajar, Tanah Tinggi 12, Johar Baru. Kepala pecah, kening robek, pipi memar, bibir robek.
8. Muhammad Hudzaifah, 16, laki, Jalan Sumbadra Dalam, No 1 RT 15/8 Tanah Tinggi, Johar Baru. Luka kening atas berlubang, lengan kanan memar.
9. Wawan Hermawan, Kampung Cileutik, Mekarsari, Garadang, Purwakarta. Kepala belakang pecah.
2. Suyatmi 51, wanita, swasta, Kampung Tarikolot RT 1/7 Citeureup Bogor. Luka kepala belakang pecah, kaki kiri berlubang (Meninggal dunia di TKP).
3. Nur Alfi Fitriasi, 18, wanita, swasta, Kampung Tarikolot, 3/7 Citeureup, Bogor. Telinga kiri berdarah dan kepala belakang pecah.
4. Nani Riyani, 23 wanita, swasta, Jalan Singorojo RT 6/2, Singorojo Jepara. Luka kepala bagian belakang pecah.
5. Yusuf Sigit Prsasetyo (2,5), Jalan Singorojo RT 6/2, Singorojo, Jepara. Dada memar.
6. Firmansyah, 17, pelajar, Tanah Tinggi RT 7/12, Johar Baru. Luka telinga kiri keluar darah, dagu robek, lutut robek.
7. Buhari, 17, pelajar, Tanah Tinggi 12, Johar Baru. Kepala pecah, kening robek, pipi memar, bibir robek.
8. Muhammad Hudzaifah, 16, laki, Jalan Sumbadra Dalam, No 1 RT 15/8 Tanah Tinggi, Johar Baru. Luka kening atas berlubang, lengan kanan memar.
9. Wawan Hermawan, Kampung Cileutik, Mekarsari, Garadang, Purwakarta. Kepala belakang pecah.
(abe)
UPDATE 2 : Tak Terima Anggota anaknya Meninggal Karena Kecelakaan di tugu tani kemarin siang, keluarga korban mengamuk
JAKARTA - Muhamad Akbar salah seorang korban kecelakaan maut di Gambir, Jakarta Pusat, di UGD RSPAD Gatot Subroto akhirnya menghembuskan napas terakhir sekira pukul 18.45 WIB, Minggu (22/1/2012).
Pihak keluarga belum bisa menerima kepergian Akbar. Kakak Akbar, Sunarti bahkan meraung tak kuasa menerima kepergian Akbar. “Mana yang ngebunuhnya,” teriak Sunarti di RSPAD.
Maria, kakak yang lain dari korban juga histeris. Dia bahkan tak rela Akbar dibawa pergi sang Khalik. “Bapak, jangan bawa dia,” jeritnya.
Sementara, Sapri, kakak yang lain dari korban bahkan mengancam kepada pelaku pengemudi Xenia “maut” tersebut. “Mana yang ngebunuh, gue nggak terima,” teriaknya.
Jenasah kemudian dibawa ke ruang jenasah dan kemudian langsung dibawa ke rumah duka di Tanah Tinggi 12, Jakarta Pusat.
Pantauan okezone di lokasi, Minggu (22/1/2012), Akbar masih dirawat di UGD bersama korban lain, yaitu Teguh Hadi Purnomo, Siti Muqaromah, Indra, dan Kenny.
Kenny adalah keponakan Siti. Sementara Yusuf Sigit, putra Siti, sudah meninggal dunia akibat kecelakaan di depan Kantor Kementerian Perdagangan itu.
(abe)
(abe)
UPDATE 3 : Ternyata si pelaku terjadinya kecelakaan maut di tugu tani jakpus kemarin siang Positif Sedang Dalam Keadaan Mabuk Sabu-sabu
JAKARTA – Hasil tes urine tersangka Afriani Susanti (29), sopir Daihatsu Xenia B 2479 XI yang menabrak hingga tewas 9 orang di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu kemarin sudah diketahui. Hasilnya, Afriani positif menggunakan sabu-sabu. Demikian disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, Senin (23/1/2012).”Dari hasil tes urinenya adalah sabu-sabu,” katanya saat dihubungi.
Rikwanto menjelaskan, tersangka yang terancam hukuman 6 tahun penjara sempat menyangkal hasil tersebut. Saat diperiksa dia hanya mengakui menggunakan ekstasi. “Namun itu kan baru keterangan dari tersangka. Sekarang sedang kita kembangkan di Direktorat Narkoba Polda (Metro),” ujarnya
Selain itu, lanjut Rikwanto, polisi juga akan menyelidiki tiga rekan Afriani yakni Arisendi (34), Deny M (30) dan Adistina (26). Pasalnya, mereka juga terbukti menggunakan narkoba dan sudah dijadikan tersangka.
”Nanti pasalnya menyusul selesai penyidikan. Kan hukumannya berbeda kalau menggunakan, mengedarkan dan memiliki,” jelasnya.
UPDATE 4 : Foto Mobil Xenia Yang Menabrak 14 orang Bocah di tugu Tani
UPDATE 5 : Polisi Gelar Olah TKP Kecelakaan di Tugu Tani Jakpus
Dok. Okezone.com
JAKARTA – Personel kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) tabrakan kecelakaan “maut” di Halte Gedung Direktorat Pajak di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, Senin.
Pantauan okezone, olah TKP juga menyertakan pihak Jasa Raharja. Belasan personel polisi ini mengamati halte yang satu tempat duduknya hancur.
“Ini masih dalam rangkaian kegiatan penelitian penyidikan olah TKP,”kata salah satu polisi kepada wartawan, Senin (23/1/2012).
Selain mengamati, polisi juga mengambil foto halte yang rusak karena hantaman Xenia B 2479 XI yang dikendarai Afriani Susanti (29). Warga pun tampak berkerumun di lokasi kecelakaan yang menewaskan sembilan orang. Garis batas polisi masih mengitari halte sepanjang 20 meter.
Sementara, Kepala Cabang Jasa Raharja, DKI Jakarta mengatakan, ikut meninjau lokasi. “Kami ke sini dalam rangkau tinjau lokasi,” kata kepala cabang Jasa Raharja, DKI Jakarta Budi Sulityo, Senin (23/1/2012).
Perkara santunan, dia menegaskan kembali, akan memberikan santunan 25 juta untuk korban meninggal dan 10 juta untuk yang dirawat. “Itu paling lambat 7 hari ke depan kepada ahli waris” tambahnya.
Untuk korban yang berada di luar kota, dia memastikan juga dana santunan itu akan turun dan dipastikan diberikan kepada ahli waris yang ditunjuk. “Juga kepada korban yang ada di luar Jakarta akan diberikan ke perwakilan daerah,” terangnya.
Hari ini, Rekonstruksi kasus Daihatsu Xenia “Maut” juga dilakukan oleh Petugas dari Unit Laka Polda Merto Jaya. Garis polisi pun sudah dipasangkan di sekeliling tempat kejadian.
Usai pemeriksaan polisi, ternyata Afriani positif menggunakan Sabu. Ke tiga orang rekannnya di dalam mobil Daihatsu Xenia “Maut” itu juga mengaku menggunakan narkoba. Sekedar diketahui, malam sebelum kejadian, Afriani melakukan pesta perpisahan seorang temannya yang akan pergi ke Australia.
Comment :
i think Afriyani makes big mistakes. baceause of her faults many people became her victim. and the goverment should act forcefully about this incident and afriyani should get a balanced punishment







0 komentar:
Posting Komentar